BLACKBOX IN CHANGI AIRPORT
It is a funny story of mine by the way, in Changi Airport, Singapore😂
Waktu itu, kami transit sekitar 1 jam-an di Changi Airport untuk pindah pesawat menuju Melboune, setelah melakukan penerbangan dari Jakarta.
Seperti kebanyakan orang, saat mengunjugi tempat baru, hal yang biasanya dilakukan yakni "berfoto" 😛 dan memang sih godaan Changi Airport tak tertahankan *aseeeek. Bandara nya keren pakai banget, T.O.P. B.G.T lah yaaa. Sambil menunggu waktu check in, kami berkeliling untuk menemukan spot foto yang instagram-able.
Nah, waktu itu saya membawa "black-box". Bukan black box pesawat tentunya😂 tapi kardus yang terbungkus kantongan hitam dan berisikan kue khas daerah saya, Kab. Bulukumba-Sulawesi Selatan. Nama kue nya unik hehehe, sering jadi bahan tebak-tebakan ketika saya masih SD. Tebakannya: kue apa yang jika disebut lidah kita tidak bergoyang? Hayoooo apa coba?✌ jeng jeng jeng *apaansih* haha yup, namanya kue "Uhu-Uhu"kayaknya kalian auto memastikan apa lidah kalian bergoyang atau tidak haha. Kue ini juga terkenal di Makassar, tapi dengan nama "bannang-bannang"
And then, teman-teman saya sedang "bersuka cita" untuk berfoto di depan backdrop yang ada tulisan Changi Airport. Waktu itu, saya yang tidak mau ketinggalan, dengan gesitnya berlari menyusul yang lain (drama banget haha)
Saat berlari, saya gak aware dengan lingkungan sekitar dannnnnnnnnnn MELEMPAR BLACK BOX tadi begitu saja ke lantai hahaha. Bahkan setelah ngelempar itupun saya tidak menyadarinya sama sekali sampai si Billy dan Bryan bercandain saya soal ituuuuuu hahaha (sampai sekarang sih masih🙈). Terus kenapa emang kalo ngelempar itu? it is a good question. Masalahnya adalah saya melempar kardus yang dibungkus kantongan hitam, lokasinya di dalam bandara dan saya wanita muslim berhijab-_- bisa jadi kan nanti dikiranya teroris yang nge lempar bom🙊 padahal mah isinya makanan yang pas sampai Aussie di santap lahap sama geng geng hays😜😜😜
----
Sampai sekarang mereka masih sering mengingatkan momen itu dan menjadikannya bahan candaan hahaha 💋
Waktu itu, kami transit sekitar 1 jam-an di Changi Airport untuk pindah pesawat menuju Melboune, setelah melakukan penerbangan dari Jakarta.
Seperti kebanyakan orang, saat mengunjugi tempat baru, hal yang biasanya dilakukan yakni "berfoto" 😛 dan memang sih godaan Changi Airport tak tertahankan *aseeeek. Bandara nya keren pakai banget, T.O.P. B.G.T lah yaaa. Sambil menunggu waktu check in, kami berkeliling untuk menemukan spot foto yang instagram-able.
![]() | |||||||
| Salah satu spot foto di Changi Airport |
Nah, waktu itu saya membawa "black-box". Bukan black box pesawat tentunya😂 tapi kardus yang terbungkus kantongan hitam dan berisikan kue khas daerah saya, Kab. Bulukumba-Sulawesi Selatan. Nama kue nya unik hehehe, sering jadi bahan tebak-tebakan ketika saya masih SD. Tebakannya: kue apa yang jika disebut lidah kita tidak bergoyang? Hayoooo apa coba?✌ jeng jeng jeng *apaansih* haha yup, namanya kue "Uhu-Uhu"
![]() |
| (Cr: google) - Penampakan kue uhu-uhu |
And then, teman-teman saya sedang "bersuka cita" untuk berfoto di depan backdrop yang ada tulisan Changi Airport. Waktu itu, saya yang tidak mau ketinggalan, dengan gesitnya berlari menyusul yang lain (drama banget haha)
![]() |
| gak nemu foto yang rombongan di spot ini xoxoxo |
----
Sampai sekarang mereka masih sering mengingatkan momen itu dan menjadikannya bahan candaan hahaha 💋



Comments
Post a Comment